Minggu, 25 September 2016

Media Mulai Menggila

Media kita lagi rame belakangan. Itu kalimat yang terlintas di kepala saya sebelum menulis tulisan ini. Seperti biasanya, sebagai orang yang selalu menulis berdasarkan hal yang diterima oleh panca indera saya maka media dalam hal ini mungkin TV dan internet menjadi satu hal yang paling sering saya nikmati.
Share:

Minggu, 21 Agustus 2016

Pilihan Jalan Pulang



“Sepertinya sudah lumayan lama rasanya saya tidak menulis di blog.” Kalimat ini terlintas di kepala saya ketika sedang membawa koper ke mobil jemputan yang udah nunggu di depan kos. Saya mulai menulis saat saya kuliah, di sebuah kos-kosan di kota Malang. Tak ada ide buat menulis memang, tapi perjalanan pulang dari Malang menuju Gorontalo membuat saya ingin sedikit bercerita. Pulang memang selalu menghadirkan bahagia.
Share:

Minggu, 29 Mei 2016

Jagalah Ke-Malu-An

Malu. Satu kata yang selalu terucapkan dalam setiap keseharian. Entah dalam sehari beberapa kali kita mendengar ungakapan yang satu ini. Ada beberapa hal yang bisa biki orang jadi malu, aaa yang malu-malu pas pacaran, ada yang malu kalo lagi diliatin orang, bahkan ada juga yang malu kalo lagi pacaran terus diperhatiin sama orang.
Malu
Share:

Minggu, 17 April 2016

Jakarta Makin Panas

Meskipun saya yang bukan penduduk asli ibu kota tapi ibu kota selalu sukses mencuri perhatian saya. Perhatian saya muncul bukan karena saya jatuh cinta dengan ibu kota, akan tetapi ibu kota Indonesia ini yang menjadi pusat pemerintahan mau tidak mau selalu disorot oleh berbagai media tanah air. Selalu. Beda dengan kota-kota kecil, utamanya yang berada di luar pulau jawa.
Share:

Minggu, 10 April 2016

Waspadai Interview Kerja

Interview kerja merupakan salah satu yang hampir jadi persyaratan untuk bisa diterima kerja di suatu instansi. Prosesnya sangatlah sederhana, si pelamar hanya perlu menyiapkan diri sebaik mungkin dan bersikap tenang serta tampil apa adanya buat bisa ngeyakinin si pihak istansi biar terima dia kerja. Sederhanya interview jenis ini agak lebih mudah karena gak bakal nemu pertanyaan kenapa kamu berani mau nikahin anak saya.

Berani?
Share: